Baju Seragam Kerja Restoran

Penggunaan seragam kerja merupakan hal penting dalam pembentukan identitas dan citra sebuah restoran. Dengan pemakaian seragam kerja restoran, pelanggan dapat mengenal dan membedakan mana karyawan dan pengunjung, sehingga mereka dapat dengan mudah meminta bantuan kepada karyawan restoran.

Biasanya, model pakaian seragam kerja restoran ini disesuaikan dengan konsep yang diusung oleh setiap restoran. Misalnya, untuk restoran yang mengusung konsep santai, seragam karyawannya lebih bergaya casual dengan poloshirt atau kemeja kombinasi yang unik. Atau, bagi restoran yang mengusung konsep tradisional, maka seragam karyawannya pun sangat lekat dengan baju-baju atau aksen tradisional.

Selain itu, pakaian seragam restoran ini juga terdiri dari beberapa jenis, sesuai dengan posisi dan perannya. Seperti pakaian untuk pelayan dan seragam untuk koki. Tentunya, selain berfungsi untuk membedakan tugas dan peran, perbedaan seragam tersebut juga didasarkan atas fungsi atribut-atribut seragam itu sendiri guna mendukung tugas dan peran dari karyawan restoran.

Jangan lupa buat seragam kerja dari penyedia jasa konveksi tepercaya di kota Anda. Nah, berikut beberapa fungsi dari atribut-atribut seragam kerja restoran yang perlu Anda ketahui.

· Seragam Kerja Koki

Seorang koki atau juru masak memang dituntut untuk mengolah hidangan secara higienis dalam kondisi sanitasi peralatan maupun ruang kerja yang baik. Karenanya, ada beberapa jenis seragam koki yang harus dikenakan demi kebersihan dan keselamatan kerja.

  •   Double breasted jacket

Pakaian ini adalah pakaian wajib bagi seorang juru masak. Biasanya, pakaian ini didesain berlapis pada bagian dada, berlengan panjang, dan dibuat dari kain katun yang agak tebal. Tujuannya, untuk melindungi dada dari panas api, makanan atau cairan yang bisa menyiram tubuh. Bahan yang digunakan adalah kain yang bisa menyerap keringat, agar para koki tetap nyaman di tengah kondisi dapur yang panas. Pakaian ini dipadukan dengan  trousers atau celana panjang, yang biasanya berwarna gelap agar tidak terlihat kotor

  • Hat Cook

Hat cook adalah topi koki berwarna putih dengan bentuk seperti tabung maupun jamur, dan memiliki pori-pori di bagian atas untuk sirkulasi udara. Hat cook ini memiliki fungsi untuk mencegah jatuhnya rambut ke dalam makanan, serta untuk menyerap keringat di dahi mengingat kondisi dapur yang sangat panas. Bahan yang digunakan pada hat cook bisa berupa kertas maupun kain katun. Hat cook yang dibuat dari kertas biasanya hanya sekali pakai.

  • Apron (celemek)

Para koki juga harus menggunakan celemek untuk melindungi jacket dan trousers dari kotoran. Selain apron, seorang chef juga harus menggunakan side towel yang biasanya disisipkan di pinggang. Side towel ini juga berfungsi untuk menjaga kebersihan, sehingga dibuat dari kain yang tebal dan mudah menyerap air.

  • Safety Shoes

Atribut lain yang juga harus digunakan oleh para juru masak adalah safety shoes. Safety shoes ini digunakan untuk melindungi kaki dari kemungkinan kecelakaan kerja di dapur. Sepatu ini memiliki dasar dari bahan karet tebal agar tidak mudah slip dan di bagian atas dilindungi besi baja yang dilapisi dengan kulit, agar kaki aman dari kejatuhan benda berat.

  • Seragam Kerja Pelayan

Sedangkan untuk seragam restoran yang digunakan para pelayan, baik itu kasir, waiter maupun waitres, biasanya disesuaikan dengan konsep yang diusung oleh restoran. Seragam kerja tersebut didesain dengan gaya yang simple namun elegan, unik dan menampilkan ciri khas restoran, serta nyaman digunakan untuk semua karyawan. Identitas dan citra sebuah restoran, biasanya juga dapat dengan mudah dilihat dari seragam kerja tersebut.

Itulah kegunaan seragam kerja restoran yang perlu Anda ketahui. Semoga bisa menambah pengetahuan Anda ya.