4 Cara Investasi Saham Online yang Cocok Bagi Pemula!

admin

Investasi merupakan cara yang tepat bagi Anda untuk merencanakan dana masa depan Anda. Kini investasi dapat dilakukan secara jarak jauh, kapanpun dan dimanapun. Anda pun juga bisa memantau pergerakan harganya secara online hanya melalui sebuah aplikasi.

Investasi sendiri merupakan bentuk penanaman aset atau modal dengan harapan dapat meraup keuntungan. Sudah banyak macam investasi yang bisa Anda tentukan berdasarkan risiko dan keuntungannya. Nah bentuk investasi yang memiliki kinerja yang tinggi ialah investasi saham.

Dengan kemajuan teknologi saat ini, investasi saham dapat dilakukan dengan gampang secara online lewat sebuah aplikasi.

Apa Itu Investasi Saham Online?

Sebenarnya investasi saham online dan investasi biasa sama aja. Yang membedakannya adalah investasi saham online dapat dilakukan secara online lewat perantara sebuah aplikasi yang diakses dengan perangkat mobile ataupun desktop.

Melalui investasi saham online ini, Anda akan memperoleh banyak keuntungan tersendiri. Yakni investasi jadi lebih mudah, praktis, serta lebih hemat waktu, tempat, dan tenaga.

Artinya Anda tak perlu bolak balik ke kantor perusahaan untuk bertransaksi saham. Cukup dari rumah saja Anda sudah bisa menghasilkan passive income tanpa perlu bekerja.

4 Cara Investasi Saham Online Dengan Mudah

Nah setelah membaca pengertian investasi saham online di atas, apakah Anda mulai tertarik untuk melakukan investasi ini? Jika Anda tertarik, Anda bisa mulai mengetahui cara melakukan investasi saham online.

Berikut cara investasi saham online dengan mudah yang dapat Anda lakukan.

1. Siapkan Modal Investasi

Hal pertama yang mesti Anda persiapkan untuk berinvestasi tentunya adalah sejumlah modal atau dana. Karena dari namanya sendiri yakni penanaman aset atau modal dari suatu perusahaan. Nah modal yang kamu tanamkan itu nantinya akan menghasilkan capital gain dari besar saham yang Anda punya.

Baca Juga :  Bunga Deposito BRI 50 Juta Berapa Keuntungannya? Simak Berikut!

Catatan kecil untuk Anda yaitu ketika menabung saham, Anda diwajibkan untuk menggunakan yang namanya dana dingin. Dana dingin sendiri adalah uang yang tidak terpakai dari keperluan sehari-hari Anda.

Hal ini dikarenakan jika dalam kurun waktu tertentu saham yang Anda beli ternyata turun, maka kondisi keuangan Anda tidak akan terganggu. Karena uang yang disetorkan untuk membeli saham adalah uang yang tidak terpakai.

2. Buka Rekening RDN dan Rekening RE

Langkah yang kedua yaitu membuka RDN (dana nasabah) dan RE (efek). Tanpa keduanya, Anda tidak akan bisa melakukan aktivitas investasi dan jual beli saham. Oleh karena itu Anda mesti membuat kedua rekening ini terlebih dahulu.

Anda dapat membuat kedua rekening tersebut melalui perusahaan sekuritas yang sudah mendaftarkan diri di Otoritas Jasa Keuangan.

Caranya Anda tinggal melengkapi data-data yang diperlukan, seperti alamat email, NIK, nomor ponsel, dan data tempat tanggal lahir. Kemudian Anda juga mesti menyetujui persyaratan pembukaan RDN dan RE.

Selanjutnya, perusahaan sekuritas memulai penginputan data sebagai langkah dibuatnya SID, SRE, dan juga membuka RDN.

Setelah proses-proses di atas selesai dan berhasil, Anda akan memperoleh pemberitahuan RDN, SID, dan SRE dari perusahaan yang Anda pilih.

Apabila Anda melakukan semua proses di atas, itu artinya Anda telah resmi menjadi investor dan bisa mulai bertransaksi di BEI (Bursa Efek Indonesia).

3. Lakukan Analisis

Modal investasi sudah disiapkan, rekeningnya juga sudah dibuka dan bisa dipakai, aplikasinya pun sudah terunduh di gawai. Saatnya Anda untuk mulai bertransaksi dan jual beli saham.

Eits, sebelum bertransaksi dan jual beli saham, Anda diharuskan memiliki cukup wawasan dalam berinvestasi. Jadi jangan asal pilih perusahaan untuk menginvestasikan modal Anda.

Baca Juga :  Beli Saham Minimal Berapa? Ini Dia Cara Beli Saham Per Lembar

Anda sebaiknya memilih perusahan yang tepat untuk menyetorkan dana Anda. Selain itu, Anda juga perlu mengatur kapan waktu yang tepat untuk membeli sahamnya.

Agar dapat melakukan keduanya, dikenal 2 teknik yang bisa Anda lakukan, yakni analisis fundamental, dan juga analisis teknikal.

Analisis yang pertama yakni analisis fundamental. Analisis fundamental merupakan ilmu yang mempelajari terkait inti-inti perusahaan. Disini Anda harus betul-betul paham suatu proses bisnis dalam perusahaan yang Anda pilih. Mulai dari SOP perusahaan hingga laporan keuangan perusahaan tersebut perlu kamu pahami betul sebelum melakukan investasi.

Analisis yang kedua yakni analisis teknikal. Analisis yang satu ini terhubung langsung dengan perubahan saham pada periode waktu tertentu, beserta harga dan fluktuasi saham, hingga puncak tertinggi dan terendah pada saham Anda.

Nah jika Anda sudah melakukan kedua teknik itu, artinya Anda telah siap untuk bertransaksi saham secara online.

4. Pengevaluasian Pada Portofolio Saham-saham

Ketika berinvestasi saham, yang harus Anda lakukan dan tidak boleh terlewatkan adalah mengecek saham-saham yang telah Anda beli. Anda dapat melakukan pengecekan setiap hari atau setiap minggu. Yang terpenting adalah rutin mengeceknya.

Lantas apa saja yang mesti dilakukan ketika mengevaluasi portofolio saham? Berikut ini pengevaluasian portofolio saham.

  • Pergeseran Harga Saham

Selalu cek apakah harga saham masih dalam toleransi yang Anda terapkan.

  • Kinerja Saham

Kinerja saham sendiri bisa Anda cek melalui aplikasi investasi seperti trading dan investing.

  • Perubahan Manajemen

Jika terjadi perubahan dalam manajemen, setidaknya Anda mengetahui alasannya dengan cara selalu up to date.

  • Update Berita Terkini

Cari tahu informasi atau berita terkait perusahaan yang Anda pilih. Anda dapat mengetahuinya dari media massa atau pun update an dari perusahaan itu sendiri.

Itu dia 4 cara melakukan investasi saham online dengan mudah yang dapat mulai Anda lakukan. Sekian, semoga bermanfaat.

Bagikan:

Tinggalkan komentar

Pesan Seragam Kerja ?