Perkembangan Konveksi Seragam Pabrik di Indonesia

Bisa dibilang, bisnis konveksi seragam pabrik merupakan salah satu jenis bisnis yang cukup populer di Indonesia. Bisnis yang bergerak di bidang sandang ini telah tersebar hampir di setiap daerah, utamanya di kota-kota besar. Bisnis ini menjadi cukup populer karena mencakup salah satu kebutuhan dasar manusia, sehingga pangsa pasarnya sangat jelas dan akan selalu ada.

Hal lain, untuk bisa memulai bisnis ini, dibutuhkan entry barrier atau modal yang tidak terlalu besar. Anda bisa memulai sebuah bisnis konveksi hanya dengan dua atau tiga buah mesin jahit. Mesin jahit adalah mesin produksi termurah.

Dalam perkembangannya, saat ini dunia bisnis konveksi semakin luas dan semakin beragam. Dan konveksi baju seragam kerja adalah salah satu perusahaan yang mendominasi pasar pembuatan baju. Ya, di tengah banyaknya perusahaan konveksi yang gulung tikar, bisnis pakaian yang dijalankan konveksi seragam pabrik justru terus menggeliat. Hal inilah yang dirasakan oleh Hernawan Adi Wibowo saat mendirikan pabrik seragam di tahun 2011. Sebelumnya, pebisnis asal Kota Semarang, Budi Turmoko juga merasakan hal yang sama di tahun 2007. Saat pertama kali dia merintis perusahaan konveksi baju seragam kerja di Semarang.

Menurut Hernawan, faktor utama menggeliatnya bisnis ini adalah pangsa pasarnya yang sangat menjanjikan. Mengingat setiap perusahaan/institusi pasti membutuhkan seragam kerja dan setiap tahunnya pasti berganti. Pria berkacamata ini nekat membangun satu bisnis baru di bidang konveksi, setelah sebelumnya mengalami jatuh bangun dalam mengelola beberapa bisnis. Dengan hanya berbekal modal Rp97.500, yang digunakannya untuk membeli domain dan hosting, Hernawan Adi Wibowo mulai membangun kerajaan bisnis konveksinya di Bandung, Jawa Barat.

Tak disangka, hanya dalam waktu singkat sekitar 2 bulan, omzet dari bisnis konveksi online ini telah berhasil menembus Rp30 juta, dan terus meroket hingga Rp150 juta setelah 6 bulan. Kemudian, sejak saat itulah Hernawan memutuskan untuk membangun tempat produksi pakaian seragam di Bandung, tepatnya di bulan Maret 2012.

Faktor pendukung kesuksesan lainnya, adalah konveksi seragam pabrik milik Hernawan ini mampu menciptakan diversifikasi layanan yang diklaim merupakan yang pertama di Indonesia. Perusahaan ini memiliki sistem kontrol, sehingga para pelanggan bisa memantau pekerjaan atas pesanannya melalui website. Caranya, dengan menggunakan nomor resi pemesanan, pelangggan bisa memantau proses pengerjaan di setiap minggunya.

Misal, di minggu pertama adalah proses pemotongan bahan, minggu kedua proses penjahitan, dan seterusnya hingga pesanan tersebut bisa selesai tepat waktu. Hal inilah yang kemudian memupuk kepercayaan para pelanggannya. Tak heran, jika puluhan perusahaan nasional dan asing telah menjadi pelanggan setia di bisnis konveksi Hernawan ini. Di antaranya seperti Garuda Indonesia, Honda, Telkomsel, Pertamina, Qatar Airways, dan Komatsu yang tercatat rutin memesan 1.000 potong setiap bulan.

Tentunya,  hal ini pun tidak lepas dari teknik promosi dan pemasaran yang dijalankan.
Memanfaatkan latar belakang pendidikannya di bidang IT, Hernawan juga mampu mengelola website-nya agar selalu berada di urutan teratas di mesin pencari. Akhirnya, bisnis konveksi seragam pabrik ini pun tidak hanya memiliki banyak pelanggan, namun juga memiliki banyak reseller.

Pada akhirnya, bisnis konveksi di bidang ini kian hari kian populer dan menyebar di berbagai kota, seperti di Jakarta, Surabaya, dan kota-kota besar lainnya di Indonesia. Salah satu jasa konveksi yang telah tepercaya dan berkualitas untuk Anda yang berada di wilayah Tangerang adalah CV. Surewi Wardrobe. Mau bikin kaus, seragam kerja, topi kerja, dan perlengkapan lainnya? Serahkan saja pada CV. Surewi Wardrobe.