Referensi Desain Baju Tambang

Desain baju tambang pada intinya tidak berbeda dengan desain baju kerja lapangan lainnya. Kebanyakan menggunakan desain kemeja lengan panjang dengan menggunakan belahan di dada. Seragam baju tambang dibuat dengan bahan berkualitas tinggi yang tentunya dapat menyerap keringat  dengan baik. Desainnya juga dibuat senyaman mungkin agar para pekerja leluasa bergerak saat melakukan pekerjaan lapangan yang cukup berat. Pertambangan memang bukan jenis bidang pekerjaan yang dapat dikerjakan dengan mudah. Pada umumnya jenis pekerjaan ini memerlukan banyak energi dan usaha yang keras karena hampir seluruh pekerjaan dilakukan di lapangan. Hal inilah yang membuat desain baju tambang sangat diperhitungkan sekali. Karena jika seragam kerja yang digunakan tidak mendukung dengan jenis pekerjaan yang berat, dikhawatirkan hal tersebut dapat menyebabkan kinerja yang tidak maksimal dari para pekerjanya.

Contoh desain baju tambang

Contoh jenis desain baju tambang yang cukup banyak digunakan oleh beberapa perusahaan adalah kemeja lengan panjang dengan belahan dada. Bahan yang digunakan pada area bahu akan berbeda dengan jenis bahan yang digunakan pada bagian badan. Umumnya terdapat dua saku tempel pada bagian depan sebelah kanan dan sebelah kiri. Pada bagian punggung, dada dan pergelangan tangan akan terdapat scothlite dengan ukuran 1 inch. Bordir logo perusahaan akan dipasang pada bagian atas saku baik kanan maupun kiri. Tentunya model logo yang dipasang tidak sama. Pada bagian atas saku kiri bisa dipasang bordir nama perusahaan dalam bentuk teks. Sedangkan pada sisi kanannya terpasang logo perusahaan dalam bentuk gambar. Pada bagian lengan dipasang dengan bordir logo safety. Anda juga bisa menambahkan bordir teks website perusahaan pada bagian bawah kerah. Sentuhan terakhir adalah dengan memberikan belahan kecil pada bagian samping kemeja.

Anda juga bisa menggunakan desain baju tambang alternatif yaitu kemeja dan celana berbahan denim.  Desain alternatif ini juga banyak dipilih oleh beberapa perusahaan. Bahan denim dipilih tentunya karena kekuatan dan keawetannya. Desain alternatif yang dapat digunakan adalah kemeja denim dengan dua saku tempel pada bagian kanan dan kiri serta tambahan skoder dan lipit tengah pada bagian pundak.

Pemilihan bahan dan warna seragam tambang

Jenis bahan yang biasanya digunakan untuk membuat seragam tambang adalah bahan drill. Seperti misalnya japan drill, american drill dan tropical. Bahan drill dipilih karena tidak mudah robek, nyaman digunakan dan memiliki warna yang stabil. Jika Anda belum terlalu mengenal bahan drill, untuk membedakan macam-macam jenisnya dapat diketahui secara mudah dengan melihat serat kain. Serat kain yang dimiliki american drill akan terlihat lebih kecil dibandingkan dengan serat kain japan drill dan nagata drill. Sedangkan serat kain yang dimiliki bahan drill tropical akan terlihat berbentuk kotak. Pada beberapa kebutuhan khusus biasanya seragam tambang juga menggunakan bahan-bahan yang anti bara, anti api, anti cairan kimia dan anti air.

Berbicara mengenai pemilihan warna,  seragam tambang biasanya menggunakan pemilihan warna-warna yang menyala seperti warna stabilo. Contoh warna yang banyak digunakan dalam pembuatan seragam tambang adalah kuning, merah, orange dan hijau terang. Untuk memenuhi kebutuhan visibility agar pekerja tetap terlihat di lapangan meski dari jarak jauh dapat ditambahkan scothlite dan reflective. Demikian adalah referensi contoh desain baju tambang yang dapat Anda gunakan. Membuat seragam tambang memang harus penuh perhitungan, berbeda dengan membuat seragam pekerja kantoran. Selain faktor kenyamanan,  faktor keamanan juga perlu diperhitungkan untuk membuat desain baju tambang.

Sending
User Review
0 (0 votes)
Hubungi Kami