Seragam Kerja Cleaning Service

Meski pekerjaan seorang cleaning service terkadang dianggap sebagai pekerjaan yang mudah, ternyata pekerjaan ini tak bisa kita remehkan begitu saja. Pekerjaan ini sebenarnya tergolong sebagai pekerjaan yang berat dan tak bisa dikerjakan oleh sembarang orang. Dalam menjalankan tugasnya, seorang cleaning service biasanya memakai seragam kerja cleaning service. Apa fungsi seragam tersebut? Berikut ulasannya.

1. Kemeja Kerja

Seorang cleaning service biasanya bekerja dengan menggunakan sepotong kemeja kerja yang rapi. Kemeja kerja ini biasanya terbuat dari bahan yang mudah menyerap keringat. Pekerjaan seorang cleaning service tidaklah mudah. Ia harus sering membersihkan area atau ruangan di sebuah perusahaan, kantor, pusat perbelanjaan, atau tempat umum lainnya.

Meski ia banyak bersinggungan dengan benda-benda yang perlu dibersihkan, hal tersebut tak lantas menjadikan seorang cleaning service layak berpakaian seadanya. Seorang cleaning service juga harus diberi seragam atau kemeja kerja yang layak. Jika perlu, ada tambahan tempelan nama pada bagian depan kemeja kerja supaya ia mudah dikenali.

2. Celana Kerja

Selain menggunakan kemeja kerja untuk atasan, biasanya seorang cleaning service mengenakan celana panjang kerja untuk bawahannya. Celana kerja ini juga terbuat dari bahan yang mudah menyerap keringat, misalnya katun. Seorang cleaning service akan aktif bergerak, maka ada baiknya ia diberi seragam yang nyaman untuk dikenakan.

Selain berbahan nyaman, potongan celana kerja untuk cleaning service juga sebaiknya agak longgar. Jangan mengaplikasikan potongan atau model celana yang terlalu ketat atau terlalu longgar. Celana kerja yang terlalu ketat akan membuat penggunanya tidak nyaman. Kemudian, celana kerja yang terlalu longgar bisa membuat pemakainya terpeleset atau terjatuh karena menginjak celananya sendiri.

3. Topi Kerja

Atribut yang satu ini biasanya juga dikenakan oleh cleaning service. Pemakaian topi oleh cleaning service ini bertujuan untuk menghindarkan kepala dari debu dan kotoran yang sedang dibersihkan. Selain itu, topi kerja yang bertuliskan nama pekerja serta jabatannya juga bisa menjadi penunjuk identitas pekerja tersebut.

Untuk topi kerja, sebaiknya Anda memilih bahan yang menyerap keringat. Ada baiknya Anda memesan topi kerja dengan lapisan tipis pada bagian dalamnya. Lapisan tipis ini biasanya bisa menyerap keringat si pemakai, sehingga topi tidak mudah basah karena keringat.

4. Celemek Kerja

Celemek tak hanya digunakan oleh para koki di restoran atau rumah makan. Cleaning service juga sebaiknya memakai celemek kerja. Pemakaian celemek kerja pada seragam kerja cleaning service bertujuan untuk membuat seragam kerja tetap bersih meski mereka baru saja membersihkan sesuatu atau ruangan yang penuh dengan debu.

Dengan adanya celemek kerja, kotoran dan debu akan menempel di celemek sehingga baju kerja tetap bersih.

5. Masker dan Sarung Tangan

Atribut ini opsional. Meski begitu, ada baiknya cleaning service dibekali masker dan sarung tangan demi menjaga kesehatan dan kebersihan badan mereka. Masker atau penutup mulut dan hidung bisa menghindarkan mereka dari menghirup debu yang mungkin masuk ke paru-paru.

Sedangkan sarung tangan bisa menghindarkan mereka dari kotoran dan debu yang bisa mengotori tangan.

Nah, itu tadi fungsi seragam kerja cleaning service dan beberapa perlengkapan kerjanya. Sudah tahu kan kegunaannya? Jangan lupa pesan seragam terbaik untuk cleaning service di tempat Anda dari CV. Surewi Wardrobe ya. Penyedia jasa konveksi yang satu ini adalah pembuat seragam kerja terbaik di Tangerang.